Jika Anda ingin mengetahui creator mana yang menghasilkan Affiliate GMV terbesar di TikTok Shop, jangan hanya melihat satu angka dari satu halaman.
Untuk evaluasi creator, ada tiga halaman yang sebaiknya digunakan secara berurutan: Affiliate Center → Performance, Manage Creators, dan Sample Analytics.
Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda. Performance digunakan untuk melihat performa affiliate secara keseluruhan dan melakukan breakdown berdasarkan creator. Manage Creators digunakan untuk melihat riwayat kerja sama creator dengan toko Anda. Sementara Sample Analytics digunakan untuk mengevaluasi apakah biaya pemberian sample sebanding dengan hasil yang dihasilkan.
GMV memang penting, tetapi GMV bukan berarti profit. Jika seller langsung menggunakan ranking GMV untuk menentukan creator mana yang harus mendapatkan budget lebih besar, keputusan tersebut bisa menjadi bias.
Untuk seller yang sudah bekerja dengan banyak creator, data dari TikTok Shop sebaiknya tidak hanya digunakan untuk melihat hasil akhir, tetapi juga dihubungkan dengan seluruh proses pemilihan creator, outreach, sample, fulfillment, evaluasi GMV, dan kerja sama berikutnya.

Tiga Halaman dengan Tiga Fungsi yang Berbeda
| Halaman | Pertanyaan yang Dijawab | Hal yang Perlu Diperhatikan |
|---|---|---|
| Affiliate Center → Performance | Creator, produk, video, atau LIVE mana yang menghasilkan GMV, pesanan, dan traffic dalam periode tertentu? | Menunjukkan performa affiliate, bukan profit akhir |
| Manage Creators | Berapa GMV, refund, penjualan, konten, dan hasil sample dari creator tertentu untuk toko Anda? | Fokus pada riwayat kerja sama dengan toko Anda |
| Sample Analytics | Apakah GMV yang dihasilkan dari sample sebanding dengan biaya sample? | Hanya menggambarkan efisiensi investasi sample |
TikTok Shop menempatkan halaman Performance di Affiliate Center sebagai salah satu sumber utama untuk melihat performa affiliate. Data dapat dianalisis berdasarkan creator, product, video, dan LIVE. Seller juga dapat memilih periode seperti 7 hari, 28 hari, minggu sebelumnya, atau periode tertentu, dengan riwayat data hingga 6 bulan.
Namun, Performance lebih cocok digunakan untuk menemukan perubahan dan pola performa. Ketika Anda menemukan creator dengan GMV tinggi atau mengalami peningkatan signifikan, jangan langsung mengambil keputusan. Anda masih perlu melihat konteks kerja samanya.
Di sinilah Manage Creators menjadi penting.
Halaman tersebut dapat membantu seller melihat riwayat kerja sama creator dengan toko dalam 90 hari terakhir, termasuk produk yang dipromosikan, sample, video, LIVE, GMV, refund revenue, jumlah produk terjual dan dikembalikan, serta estimasi komisi.
Dengan kata lain, Performance membantu menjawab “siapa yang menghasilkan?”, sedangkan Manage Creators membantu menjawab “apa yang terjadi ketika creator tersebut bekerja sama dengan toko kita?”
Sementara itu, jika kerja sama Anda sangat bergantung pada pengiriman sample, Sample Analytics dapat digunakan untuk melihat hubungan antara sample yang diberikan dan hasil penjualan yang dihasilkan.
Mengapa Tidak Cukup Mengekspor Daftar Creator Berdasarkan GMV?
Karena GMV adalah nilai transaksi, bukan keuntungan.
Misalnya, seorang creator menghasilkan GMV sebesar US$10.000. Angka tersebut terlihat sangat menarik. Tetapi jika tingkat refund tinggi, komisi besar, sample mahal, diskon besar, dan kontennya hanya menghasilkan penjualan dari satu kali campaign, maka creator tersebut belum tentu lebih menguntungkan dibanding creator lain dengan GMV US$6.000 tetapi performanya lebih stabil.
Setidaknya ada empat hal yang perlu diperiksa bersama GMV.
1. Refund dan status pesanan
Pesanan yang sudah tercatat belum tentu semuanya menjadi pendapatan final. Sebagian dapat dibatalkan atau direfund, sehingga seller perlu melihat refund revenue dan jumlah produk yang dikembalikan, bukan hanya GMV awal.
2. Sumber GMV
Periksa apakah GMV berasal dari satu video, beberapa video, LIVE, atau akumulasi dari beberapa produk.
Creator yang menghasilkan GMV tinggi dari satu video viral dan creator yang secara konsisten menghasilkan penjualan selama beberapa minggu adalah dua jenis creator yang berbeda.
3. Total biaya kerja sama
Sample gratis, sample yang dapat dikembalikan, komisi affiliate, diskon, biaya tambahan untuk konten, iklan, dan biaya operasional dapat memengaruhi keuntungan akhir.
Jika semua biaya tersebut tidak dihitung, ranking berdasarkan GMV hanya menunjukkan siapa yang menghasilkan transaksi paling besar, bukan siapa yang memberikan keuntungan paling tinggi.
4. Periode data
Periode data harus sama ketika melakukan perbandingan.
Performance dapat menggunakan periode hingga 6 bulan, sedangkan Manage Creators berfokus pada riwayat kerja sama selama 90 hari terakhir. Jika periode tidak disamakan, hasil perbandingan dapat menyesatkan.
Jadi, creator dengan GMV tertinggi tidak otomatis berarti creator terbaik untuk mendapatkan budget berikutnya.

Dari Data TikTok Shop ke Daftar Creator untuk Kerja Sama Berikutnya
Data akan jauh lebih berguna jika seller memiliki proses yang jelas setelah menemukan creator dengan performa bagus.
1. Tentukan Periode Evaluasi
Sebelum membuka laporan, tentukan terlebih dahulu market, produk, jenis kerja sama, dan periode yang ingin dianalisis.
Untuk evaluasi mingguan, periode 7 hari dapat digunakan untuk melihat perubahan terbaru.
Untuk evaluasi bulanan, periode 28 hari dapat memberikan gambaran yang lebih stabil.
Jika ingin mengevaluasi creator untuk kerja sama jangka panjang, gunakan periode yang lebih panjang agar hasil tidak terlalu dipengaruhi oleh satu video viral.
2. Gunakan Performance untuk Menemukan Perubahan
Mulai dengan melihat GMV, pesanan, jumlah produk terjual, dan traffic secara keseluruhan.
Kemudian lakukan breakdown berdasarkan creator.
Jangan hanya mencatat creator dengan GMV tertinggi. Perhatikan juga creator yang mengalami peningkatan atau penurunan signifikan.
Setelah menemukan creator yang menarik perhatian, lihat product, video, atau LIVE yang menjadi sumber performanya.
Dengan begitu, Anda tidak hanya mengetahui siapa yang menghasilkan GMV, tetapi juga mulai memahami mengapa GMV tersebut muncul.
3. Gunakan Manage Creators untuk Melihat Riwayat Kerja Sama
Setelah menemukan creator yang potensial, periksa riwayat kerja samanya dengan toko Anda.
Lihat jumlah sample yang pernah diberikan, jumlah video atau LIVE yang dibuat, GMV, refund, jumlah produk terjual, serta estimasi komisi.
Jika seorang creator menghasilkan GMV tinggi tetapi juga memiliki refund yang tinggi, jangan langsung menambah budget.
Begitu juga jika banyak sample sudah dikirim tetapi hanya menghasilkan sedikit konten.
Creator seperti ini sebaiknya masuk ke dalam daftar manual review, bukan otomatis masuk ke daftar creator prioritas.
4. Gunakan Sample Analytics untuk Mengevaluasi Biaya Sample
Bagi seller yang banyak menggunakan sample dalam strategi affiliate, biaya sample perlu dievaluasi secara terpisah.
Sample Analytics dapat membantu melihat sample yang dikirim, hasil penjualan, biaya, dan ROI yang berkaitan dengan aktivitas sample.
Namun, sample ROI tetap bukan perhitungan profit secara keseluruhan.
Biaya tenaga kerja, diskon, iklan, komisi, fulfillment, dan biaya lainnya tetap perlu diperhitungkan secara terpisah.
5. Tentukan Tindakan Berikutnya untuk Setiap Creator
Jangan berhenti pada label seperti “Top Creator” atau “High GMV”.
Setiap creator sebaiknya memiliki tindakan berikutnya yang jelas.
Misalnya:
- bekerja sama kembali dengan produk yang sama;
- menawarkan produk lain;
- memberikan sample baru;
- menguji angle konten yang berbeda;
- melanjutkan kerja sama setelah mengevaluasi refund;
- mengembangkan kerja sama ke LIVE;
- meningkatkan investasi pada konten yang performanya terbukti;
- menghentikan pemberian sample untuk sementara.
Yang penting bukan hanya keputusan akhirnya, tetapi juga alasan mengapa keputusan tersebut dibuat.

Bagaimana DAMI Membantu Menghubungkan Data Creator dengan Proses Kerja Sama?
Ketika jumlah creator masih sedikit, seller mungkin masih dapat menggunakan spreadsheet untuk mencatat semuanya.
Namun ketika jumlah creator bertambah, masalah biasanya bukan lagi kekurangan data, melainkan data yang tersebar di terlalu banyak tempat.
Di sinilah DAMI dapat membantu menghubungkan proses pemilihan creator, outreach, sample, fulfillment, dan evaluasi performa.
1. Gunakan Creator Marketplace untuk Menemukan Creator Berdasarkan Kemampuan Menjual
Sebelum melakukan outreach, seller dapat menggunakan data creator di DAMI untuk melakukan penyaringan berdasarkan data penjualan dan fulfillment rate.
Dengan demikian, seller tidak harus hanya menggunakan jumlah followers sebagai dasar pemilihan creator.
Creator dengan audience yang sesuai, fulfillment rate yang baik, dan riwayat performa penjualan yang relevan dapat diprioritaskan untuk outreach.
DAMI juga memiliki creator database yang dapat membantu seller memperluas jumlah creator yang dapat ditemukan dan dihubungi.
2. Gunakan Competitor Creator Discovery untuk Mencari Creator yang Sudah Terbukti Menjual
Ini merupakan salah satu cara praktis untuk menemukan creator baru.
Daripada hanya mencari creator berdasarkan followers atau engagement, seller dapat mencari creator yang sebelumnya sudah menghasilkan penjualan untuk produk atau toko kompetitor yang relevan.
Logikanya sederhana:
Produk atau toko yang relevan → creator sudah pernah menghasilkan penjualan → creator memiliki pengalaman menjual kategori tersebut → creator dapat dipertimbangkan untuk kerja sama.
Jika produk atau toko kompetitor belum tersedia dalam database, seller juga dapat melengkapi informasi produk atau toko tersebut untuk membantu proses pencarian creator.
3. Gunakan Store Fulfillment Management untuk Melihat Hasil Setelah Outreach
Pemilihan creator hanyalah tahap awal.
Setelah creator menerima sample dan mulai membuat video atau LIVE, seller perlu melihat apakah kerja sama tersebut benar-benar menghasilkan output.
DAMI dapat menerima data dari TikTok melalui official API terkait sample request, video, LIVE, dan data penjualan creator.
Dengan demikian, seller dapat menghubungkan aktivitas fulfillment dengan hasil penjualan yang dihasilkan oleh creator.
Pertanyaan yang ingin dijawab bukan lagi hanya:
“Berapa banyak creator yang sudah kita hubungi?”
Tetapi:
“Dari creator yang kita hubungi, siapa yang benar-benar menghasilkan penjualan?”
4. Gunakan Team Dashboard untuk Melihat Performa Tim
Jika sebuah toko memiliki beberapa BD atau creator manager, data tidak seharusnya hanya berada di akun masing-masing.
DAMI menyediakan dashboard untuk akun utama dan sub-akun sehingga manajemen dapat melihat perkembangan proses outreach dan fulfillment secara lebih terpusat.
Data tersebut dapat digunakan untuk melakukan evaluasi berdasarkan tim atau task, termasuk menghubungkan aktivitas outreach dengan hasil creator yang dihasilkan.
Perlu diperjelas bahwa DAMI tidak melakukan prediksi GMV secara otomatis.
Data performa yang diterima dari TikTok digunakan sebagai dasar untuk analisis dan evaluasi seller.
5. Gunakan Task Details untuk Membandingkan Hasil Setiap Outreach Campaign
Misalnya sebuah tim menjalankan tiga campaign outreach dengan target creator yang berbeda.
Setelah beberapa waktu, creator yang masuk ke masing-masing task dapat dibandingkan dengan data fulfillment dan penjualan yang dihasilkan.
Seller kemudian dapat mengevaluasi:
- kelompok creator mana yang menghasilkan GMV lebih tinggi;
- metode outreach mana yang menghasilkan lebih banyak kerja sama;
- produk mana yang lebih mudah diterima creator;
- kelompok creator mana yang memiliki fulfillment lebih baik;
- campaign mana yang layak dilanjutkan.
Data tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki campaign berikutnya.
Jangan Hanya Mencari Creator yang Sudah Memiliki GMV Tinggi
Ada satu hal penting yang sering dilupakan seller.
Jika Anda hanya mencari creator yang sudah memiliki GMV tinggi, Anda memang dapat menemukan creator yang sudah terbukti menjual. Tetapi Anda juga bisa kehilangan creator baru yang sebenarnya memiliki potensi.
Karena itu, proses seleksi sebaiknya menggunakan beberapa indikator sekaligus.
Misalnya:
Audience yang sesuai + fulfillment rate + riwayat penjualan + kesesuaian produk
Tidak perlu memasang terlalu banyak filter sejak awal.
Gunakan 2–3 indikator utama untuk memperluas creator pool. Setelah itu, lakukan penyaringan tahap kedua berdasarkan minat creator untuk bekerja sama dan hasil fulfillment yang sebenarnya.
Dengan cara ini, seller dapat menjaga keseimbangan antara creator yang sudah terbukti dan creator baru yang masih memiliki potensi.
Creator dengan GMV Tinggi Juga Perlu Dikelola
Ketika menemukan creator dengan performa bagus, jangan hanya menambahkan budget lalu selesai.
Creator dengan performa tinggi sebaiknya masuk ke dalam creator pool khusus.
Setelah beberapa kali kerja sama, seller dapat membedakan:
- creator dengan GMV tinggi dan stabil;
- creator dengan GMV tinggi tetapi sangat bergantung pada satu video;
- creator dengan GMV sedang tetapi konsisten;
- creator dengan refund tinggi;
- creator dengan fulfillment bagus tetapi belum menghasilkan banyak GMV;
- creator yang memiliki potensi tetapi belum mendapatkan produk yang tepat.
DAMI dapat membantu seller memberikan tag dan mengelola creator tersebut untuk kerja sama berikutnya.
Dengan demikian, ketika meluncurkan produk baru atau mencari creator untuk kategori tertentu, seller tidak harus selalu memulai pencarian dari awal.

Dari Ranking GMV ke Sistem Creator yang Lebih Terstruktur
Pada akhirnya, tujuan seller bukan membuat ranking GMV yang semakin panjang.
Yang lebih penting adalah membangun alur kerja yang jelas:
Discovery → Selection → Outreach → Sample → Fulfillment → GMV Analysis → Segmentation → Repeat Collaboration
TikTok Shop menyediakan data untuk membantu seller memahami apa yang terjadi.
DAMI dapat membantu menghubungkan data tersebut dengan proses creator discovery, outreach, sample management, fulfillment, dan creator management.
Dengan begitu, GMV tidak hanya menjadi angka untuk laporan akhir, tetapi juga dapat digunakan sebagai salah satu dasar untuk menentukan strategi kerja sama berikutnya.
Bagi seller yang sedang memperluas aktivitas TikTok Shop Affiliate, workflow yang baik seharusnya dapat terus menjawab tiga pertanyaan:
Creator mana yang layak diajak bekerja sama?
Kerja sama mana yang benar-benar menghasilkan?
Ke mana waktu dan budget harus dialokasikan berikutnya?
Ketika tiga pertanyaan tersebut dapat dijawab secara konsisten, creator marketing tidak lagi sekadar aktivitas mencari dan menghubungi creator, tetapi mulai berkembang menjadi sistem pengelolaan creator yang dapat terus dioptimalkan.
Checklist Sebelum Melakukan Repeat Collaboration
- Market, periode data, dan waktu pembaruan data sudah sama
- Data sudah diturunkan dari Performance ke Creator
- Sumber GMV dari Product, Video, atau LIVE sudah diperiksa
- Refund revenue, jumlah produk yang direfund, dan estimasi komisi sudah diperiksa
- Aktivitas sample sudah diperiksa melalui Sample Analytics
- Tidak menggunakan GMV satu hari atau peak performance sebagai dasar ROI akhir
- Setiap creator prioritas memiliki tindakan berikutnya yang jelas
- Alasan keputusan dan waktu evaluasi berikutnya sudah dicatat
- Data creator, task, dan fulfillment di DAMI sudah terhubung dengan workflow tim
FAQ
Di mana seller dapat melihat Affiliate GMV berdasarkan creator di TikTok Shop?
Mulailah dari Affiliate Center → Performance, kemudian gunakan breakdown berdasarkan Creator untuk melihat performa masing-masing creator.
Jika ingin melihat riwayat kerja sama creator tertentu dengan toko Anda, gunakan Manage Creators. Untuk mengevaluasi hasil dari aktivitas sample, gunakan Sample Analytics.
Apakah Creator GMV dapat langsung digunakan untuk menentukan repeat collaboration?
Sebaiknya jangan.
Seller perlu melihat GMV bersama dengan refund, jumlah produk terjual, sumber konten, estimasi komisi, biaya sample, dan periode data.
GMV menunjukkan nilai transaksi, tetapi tidak secara otomatis menunjukkan profitabilitas atau kestabilan creator.
Mengapa angka Performance dan Manage Creators bisa berbeda?
Perbedaan dapat disebabkan oleh periode data, filter, cakupan data, market, atau waktu pembaruan data.
Performance dapat menggunakan periode hingga 6 bulan, sedangkan Manage Creators berfokus pada riwayat kerja sama toko dalam 90 hari terakhir.
Karena itu, selalu samakan periode dan filter terlebih dahulu sebelum membandingkan angka.
Apakah DAMI dapat memprediksi GMV creator?
Tidak.
DAMI tidak menyediakan fungsi untuk memprediksi atau memperkirakan GMV creator di masa depan.
Fokus DAMI adalah membantu seller menemukan dan mengelola creator, menggunakan data performa yang tersedia untuk melakukan penyaringan, mengelola outreach, sample, fulfillment, serta mendukung evaluasi kerja sama.
Apakah DAMI otomatis menghitung profit atau ROI creator?
Tidak secara otomatis.
DAMI menyediakan data terkait creator, outreach, fulfillment, dan performa penjualan yang dapat digunakan sebagai dasar analisis.
Untuk menghitung profit atau ROI secara lengkap, seller tetap perlu mempertimbangkan biaya produk, fulfillment, komisi, sample, diskon, iklan, dan biaya operasional lainnya.

